UNISKA Kediri dan BI Dorong UMKM Naik Kelas Melalui Pelatihan Akuntansi Sederhana

Rabu, 08 Juli 2026, Fakultas Ekonomi UNISKA Kediri mengadakan pelatihan “Akuntansi Sederhana Bagi Pelaku UMKM”. Kegiatan dilaksanakan mulai pukul 08.00–16.00 WIB, sebagai salah satu rangkaian kegiatan pendampingan UMKM berkelanjutan yang diselenggarakan bagi UMKM binaan Bank Indonesia. Kegiatan ini dihadiri oleh 20 pelaku UMKM yang memiliki komitmen untuk meningkatkan kemampuan dalam pengelolaan keuangan usaha. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi akuntansi pelaku UMKM sehingga mampu menyusun pencatatan dan laporan keuangan yang sederhana, sistematis, serta sesuai dengan kebutuhan usaha.

Selama pelaksanaan pelatihan, peserta memperoleh empat materi utama yang disampaikan secara bertahap, yaitu Membaca bukti transaksi dan pencatatan ke jurnal khusus (Srikalimah SE., MM.), Pencatatan persediaan bahan dan produk jadi dengan metode FIFO dan Average (Dr. Marhaendra K. SE., M.Ak., Ak.), Penyusunan laporan keuangan berkala, serta perhitungan pajak bagi UMKM (Puji Rahayu, SE., MM.). Setiap materi disampaikan secara komprehensif dengan disertai contoh kasus yang relevan dengan aktivitas usaha sehari-hari, sehingga peserta dapat lebih mudah memahami konsep dan penerapannya dalam kegiatan operasional UMKM.

Pada materi Perhitungan Pajak bagi UMKM, peserta diberikan pemahaman mengenai ketentuan perpajakan bagi UMKM sesuai dengan PP No. 20 Tahun 2026. Materi yang disampaikan meliputi fasilitas perpajakan yang dapat dimanfaatkan oleh UMKM, tata cara perhitungan pajak, serta strategi perpajakan untuk tahun pajak berikutnya. Selain penyampaian teori, peserta juga diberikan tugas praktik berupa pengecekan Surat Keterangan Terdaftar (SKT), akses ke sistem Coretax, serta simulasi pelaporan pajak, sehingga peserta dapat memahami proses administrasi perpajakan dan menerapkannya dalam pengelolaan usahanya.

Setelah penyampaian materi, peserta mengikuti sesi praktik pencatatan transaksi dan penyusunan laporan keuangan berkala. Pada sesi ini, peserta didampingi secara langsung oleh para pendamping yang merupakan Dosen Fakultas Ekonomi UNISKA, sehingga setiap peserta memperoleh bimbingan dalam menyelesaikan studi kasus yang diberikan. Pendekatan pembelajaran yang mengombinasikan penyampaian materi dengan praktik langsung membuat peserta lebih aktif berdiskusi, mengajukan pertanyaan, serta memahami tahapan penyusunan pencatatan dan pelaporan keuangan secara benar.

Ketua panitia, Indah Yuni Astuti, S.E., M.M., menyampaikan bahwa kegiatan pelatihan pendampingan UMKM berkelanjutan dengan tema Pelatihan Akuntansi Sederhana Bagi Pelaku UMKM telah terlaksana dengan baik. Materi yang disampaikan dapat diterima dan dipahami oleh seluruh peserta, sementara sesi praktik di akhir pelatihan memberikan pengalaman langsung dalam menyusun pencatatan dan pelaporan keuangan UMKM. Menurut beliau, kegiatan ini memberikan dampak positif karena mendorong pelaku UMKM untuk memiliki sistem pelaporan keuangan yang lebih jelas, sehingga dapat diterapkan dalam pengelolaan usaha guna mendukung terwujudnya UMKM yang berkelanjutan.

Berdasarkan tanggapan peserta, pelaksanaan pelatihan memberikan wawasan baru, khususnya mengenai pentingnya pencatatan keuangan secara berkala. Peserta menilai bahwa materi disampaikan secara jelas, runtut, dan interaktif oleh narasumber, sehingga mudah dipahami. Selain itu, sesi praktik yang didampingi oleh para pendamping dinilai sangat membantu peserta dalam mengaplikasikan materi yang telah dipelajari. Dengan adanya kombinasi antara teori dan praktik, peserta menjadi lebih percaya diri dalam melakukan pencatatan transaksi serta menyusun laporan keuangan sederhana yang dapat diterapkan secara langsung pada usaha masing-masing.